VII.
MANAJEMEN KESEHATAN UDANG
">
Udang yang sehat
dicirikan oleh fungsi fisiologis yang normal, dan secara fisik dapat terlihat
dari pola nafsu makan, pertumbuhan,
kebersihan dan kelengkapan organ dan
jaringan tubuh. Udang akan tetap dalam
kondisi sehat selama lingkungan masih mampu memberikan kondisi yang optimal dan
mampu mentolerir beban polusi internal sebagai hasil degradasi input produksi
(kotoran udang, alga yang mati dan sisa pakan).
Penyakit pada umumnya mulai terjadi pada
bulan kedua pemeliharaan, terutama pada tambak yang sejak awal mengalami
kesulitan menumbuhkan fitoplankton, sehingga klekap tumbuh yang kemudian mengalami
kematian. Kemampuan mengendalikan faktor penyebab stress dan antisipasi yang
tepat terhadap potensi serta gejala sakit akan menentukan kualitas dan
kuantitas udang pada akhir masa pemeliharaan hingga panen.
Hampir semua kunci manajemen kesehatan adalah pencegahan, namun tidak
menutup kemunginan dilakukannya pengobatan asal tidak menggunakan jenis obat
yang termasuk kategori terlarang untuk produk perikanan, seperti kloramfenikol
dan nitrofuran.